Foto: The Bangsawan · CC BY-SA 4.0 · Wikimedia Commons
Bayt Al-Qur'an Al-Akbar
Museum · Palembang
Dicocokkan dengan beberapa sumber Sumber data: Redaksi sumsel.com Diperbarui 7 Nov 2026 Dicek 28 Okt 2026 Data salah?
Tentang Bayt Al-Qur'an Al-Akbar
Bayt Al-Qur'an Al-Akbar adalah museum mushaf raksasa yang berada di dalam kompleks Pondok Pesantren Modern IGM Al-Ihsaniyah di Jalan Moh. Amin, Gandus, Palembang. Isinya bukan lembaran kertas, melainkan seluruh 30 juz Al-Qur'an yang dipahat pada papan kayu tembesu, jenis kayu asli Sumatera yang dikenal kuat dan awet. Karena ukurannya, Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat mushaf ini sebagai Al-Qur'an terbesar dan terberat.
Gagasannya datang dari Syofwatillah Mohzaib, seorang kaligrafer dan pengukir asal Palembang. Ia mulai bekerja pada bulan Ramadan 2002 dan menyelesaikan satu lembar pertama, yang kemudian dipamerkan di Masjid Agung Palembang pada malam tahun baru Hijriah untuk menggalang dukungan para dermawan. Dari situ terbentuk tim pembuatan, dan pengerjaannya berlangsung bertahun-tahun karena kendala dana serta bahan baku. Mushaf ini diresmikan pada 30 Januari 2012 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama delegasi konferensi parlemen negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam.
Setiap lembar berukuran sekitar 177 x 140 cm dengan tebal 2,5 cm. Huruf-hurufnya diberi warna emas dan dibingkai ornamen flora khas Melayu Palembang, sehingga mushaf ini juga bisa dinikmati sebagai karya seni ukir daerah. Panel-panel kayu itu disusun berjajar di dalam bangunan lima lantai dan dipasang pada poros yang bisa diputar, sehingga pengunjung dapat melihat sisi depan dan belakang setiap lembar tanpa berpindah tempat. Susunan ratusan panel yang menyerupai deretan jendela besar inilah yang biasanya paling berkesan bagi pengunjung.
Menurut laporan RRI pada September 2025, ratusan orang datang setiap hari, mulai dari keluarga dan rombongan pelajar hingga wisatawan mancanegara. Selain melihat ukiran, pengunjung bisa beristirahat di area yang disediakan dan berbelanja kerajinan lokal di toko suvenir. Area parkir juga tersedia.
Karena berada di lingkungan pesantren, kunjungan ke sini sebaiknya diperlakukan seperti mendatangi tempat ibadah: berpakaian sopan dan menjaga ketenangan. Bagi yang tertarik pada seni kaligrafi, sejarah Islam di Palembang, atau sekadar ingin melihat karya ukir dalam skala yang jarang ditemui, museum ini layak dimasukkan ke dalam rencana perjalanan di Palembang.
Sumber informasi: Wikipedia bahasa Indonesia – Bayt Al-Qur'an Al-Akbar; Koran Jakarta (21 Feb 2026) – Mushaf Al-Qur'an dari Ukiran Kayu Terbesar di Dunia; detikSumbagsel (2 Apr 2025) – 7 Tempat Wisata Palembang Selain Ampera; detikSumbagsel (31 Jan 2026) – Museum Bayt Al-Qur'an Al-Akbar, Paduan Kekuatan Spiritual dan Seni Pahat; Koran Jakarta/ANTARA (21 Feb 2026) – Mushaf Al-Qur'an dari Ukiran Kayu Terbesar di Dunia; detikSumbagsel (14 Mar 2026) – Rekomendasi Tempat Wisata di Palembang, Cocok Dikunjungi Saat Lebaran; RRI Palembang (2025) – Alquran Al-Akbar Jadi Wisata Religi Dunia; detikSumbagsel (2026) – Museum Bayt Al-Qur'an Al-Akbar, Paduan Kekuatan Spritual dan Seni Pahat; detikSumbagsel (2026) – Rekomendasi Tempat Wisata di Palembang, Cocok Dikunjungi Saat Lebaran; Wikidata Q20426381
Info Kunjungan
- Harga tiket
- Rp 20.000Dewasa Rp20.000, anak-anak Rp15.000 per orang (RRI Palembang, Sep 2025; detikSumbagsel, Jan 2026)
- Jam operasional
- Setiap hari 09.00–17.00
- Waktu terbaik
- Hari biasa; hari besar keagamaan dan libur nasional disebut sebagai waktu paling ramai.
- Cara ke sana
- Dari pusat Kota Palembang, arahkan kendaraan ke Bukit Besar lalu lanjut ke Gandus; lama perjalanan sekitar 30–45 menit tergantung kemacetan (detikSumbagsel, 2026). Dengan angkutan umum, naik bus kota atau angkot trayek Ampera–Tangga Buntung atau Ampera–Bukit Besar, turun di sekitar Jalan Pangeran Sido Ing Lautan atau titik terdekat di Gandus, lalu sambung ojek. Alternatif lain: naik LRT Sumsel sampai Stasiun Ampera atau Stasiun Palembang Icon, lalu lanjut ojek atau taksi daring ke kompleks Pondok Pesantren IGM Al-Ihsaniyah.
- Tips
- Kenakan pakaian sopan karena museum berada di lingkungan pondok pesantren. Sisihkan waktu lebih untuk perjalanan dari pusat kota karena lama tempuh dipengaruhi kemacetan. Putar panel kayu dengan hati-hati untuk melihat kedua sisi lembaran mushaf.
Fasilitas
Tanya Jawab
Berapa harga tiket masuk Bayt Al-Qur'an Al-Akbar?
Rp20.000 untuk dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak (laporan 2025–2026).
Jam berapa museum buka?
Setiap hari pukul 09.00–17.00 WIB.
Terbuat dari apa Al-Qur'an raksasa ini?
Dari panel kayu tembesu berukuran sekitar 177 x 140 cm dan tebal 2,5 cm per lembar, dengan huruf berwarna emas.
Bisakah ke sana dengan LRT?
Bisa, turun di Stasiun Ampera atau Palembang Icon lalu lanjut ojek atau taksi daring.
Ulasan (0)
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama memberi ulasan.
Di sekitar sini
MTsS Al-Ihsaniyah
SMP & MTs · Palembang
MTsS Nurul Hidayah Palembang
SMP & MTs · Palembang
MAS Al-Ihsaniyah
SMA & MA · Palembang
SMP Negeri 39 Palembang
SMP & MTs · Palembang
Wisata lain di Palembang
© Gunawan Kartapranata · CC BY-SA 3.0 Jembatan Ampera
Jembatan & Ikon Kota · Palembang
© fitri agung from Pekan... · CC BY 2.0 Benteng Kuto Besak
Benteng & Keraton · Palembang
© Cendy00 · CC BY 4.0 Pulau Kemaro
Pulau · Palembang
© Firzafp · CC BY-SA 4.0 Museum Balaputra Dewa
Museum · Palembang
Kuliner di Palembang
Pempek Candy (Cabang Rajawali)
Pempek · Palembang
Mie Celor 26 Ilir H.M. Syafei Z
Mie Celor · Palembang
Pempek Vico
Pempek · Palembang
Pempek Beringin (Rajawali)
Pempek · Palembang