Desa Wisata Burai
Wisata Sungai Musi ยท Ogan Ilir
Dicocokkan dengan beberapa sumber Sumber data: Redaksi sumsel.com Diperbarui 6 Nov 2026 Dicek 28 Okt 2026 Data salah?
Tentang Desa Wisata Burai
Burai adalah desa wisata di tepi sungai yang dikenal dengan kampung warna-warni dan gazebo di sepanjang permukiman. Pengunjung dapat berperahu menyusuri sungai, berkemah di tepi sungai, dan melihat kerajinan setempat seperti songket Burai dan anyaman purun. Desa ini dikembangkan sebagai desa ekowisata unggulan di Ogan Ilir.
Burai mulai berbenah menjadi desa ekowisata pada 2017, dari kawasan yang sebelumnya dianggap kumuh menjadi destinasi unggulan Sumsel, dan meraih Anugerah Pesona Indonesia pada 2018 serta 2020. Warganya tinggal di rumah limas dan rumah panggung di tepi Sungai Kelekar dan dikenal dengan tenun songket dan kemplang.
Sumber informasi: detikSumbagsel (23 Mei 2024) โ Desa Wisata Burai di Ogan Ilir; Jurnal Abdi Insani Univ. Mataram (Agu 2025) โ Pengembangan Promosi Desa Ekowisata Burai Ogan Ilir; Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 6 No. 2 (25 Mei 2025) โ Optimalisasi Promosi Ekowisata Desa Burai dengan Teknologi Perahu Hybrid dan Website (Suprapto dkk., Unsri); Jurnal Abdi Insani Univ. Mataram (15 Agu 2025) โ Pengembangan Promosi Desa Ekowisata Burai Ogan Ilir
Info Kunjungan
- Cara ke sana
- Dari Kota Palembang, perjalanan ke Burai sekitar 40 menit lewat jalan tol PalembangโIndralaya, dan desa ini berjarak sekitar 14 km dari kampus Universitas Sriwijaya Indralaya. Desa berada sekitar 10 km dari ibu kota Kecamatan Tanjung Batu, di tepi Sungai Kelekar.
- Tips
- Paket wisata dipesan lewat Pokdarwis melalui Instagram, jadi hubungi pengelola lebih dulu untuk biaya dan paket. Sempatkan menyusuri Sungai Kelekar dengan perahu wisata dan melihat perajin songket serta kemplang setempat.
Fasilitas
Ulasan (0)
Belum ada ulasan. Jadilah yang pertama memberi ulasan.